Sabtu, 16 Juli 2016

laporan kunjungan industri ke bandun ( cv cihanjuang inti teknik, teh walini, tahu susu lembang )




LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI
( CV Cihanjuang Inti Teknik, Teh Walini, Tahu Susu Lembang )

Disusun oleh : Dwi Julita Retna Sari ( X AHP 4 )

SMK NEGERI 1 SALAM
MAGELANG
2016
KATA  PENGANTAR

           Segala puji bagi Allah SWT yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan Nya mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang cara berindustri yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah SWT akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Kami menyadari penulisan makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati, kami membuka diri bila ada koreksi-koreksi dan krtikan-kritikan konstruktif dari pembaca makalah ini.
            Terakhir kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penulisan makalah ini. Mudah-mudahan Allah SWT, selalu menjaga dan membimbing dalam setiap langkah kita, sehingga dalam kehidupan kita sehari-hari tidak terlepas dari Rahmat dan Hidayah Allah SWT. Akhirnya, semoga makalah ini bisa turut andil dalam mencerdaskan generasi muda bangsa. Amin.


Salam, 31 Mei  2016
Penyusun,



Dwi Julita Retna Sari



i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.....................................................................................................................i
DAFTR ISI ...................................................................................................................................ii
BAB 1 PENDAHULUAN.............................................................................................................1
A.      Latar Belakang.......................................................................................................1
B.      Tujuan Kunjungan Industri....................................................................................1
C.      Manfaat Kunjungan Industri..................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN..........................................................................................................................3
A.    CV Cihanjuang Inti Teknik.....................................................................................3
B.     Pabrik Teh Rancabali..............................................................................................8
C.     Tahu Susu Lembang...............................................................................................10
BAB III PENUTUP....................................................................................................................17
A.    Simpulan....................................................................................................................17
B.     Pesan dan Kesan........................................................................................................17
C.     Daftar Pustaka...........................................................................................................18







ii
BAB 1
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG KUNJUNGAN INDUSTRI

Latar belakang diadakanya kunjungan industri ini agar siswa mengenal dunia kerja. Selain itu siswa dapat mengetahui lebih jauh tentang cara kerja, kedisiplinan, tata tertib kerja ,cara berindustri dengan baik, dll.
Siswa juga diharapkan tidak menganggap kunjungan industri sebagi rekreasi, tapi menganggap kunjungan industri sebagai sarana belajar dengan cara mendatangi industri secara langsung, dan melihat urutan – urutan proses kerja di industri tersebut.
Kunjungan industri dipilih untuk menambah pengalaman siswa tentang dunia kerja. Siswa dituntut untuk aktif menggali informasi tentang kunjungan industri untuk memperoleh pengetahuan tentang dunia industri. Kunjungan industri dilakukan untuk memberikan gambaran kepada siswa tentang industri dan proses produksi di bidang bisnis dan managemen. Siswa harus membandingkan proses produksi di dunia kerja dengan ilmu yang diperoleh di sekolah. Siswa diwajibkan membuat laporan atas informasi yang di peroleh selama kunjungan industri tentang perusahaan yang bersangkutan.

7.      TUJUAN KUNJUNGAN INDUSTRI
Ada beberapa tujuan diadakannya kunjungan industri bagi siswa/siswi sebagai berikut:
1.      Memperluas pengatahuan siswa dalam lingkungan dunia kerja.
2.      Mendorong siswa agar mempunyai minat bekerja di perusahaan.
3.      Memberi informasi tentang cara kerja dan tenaga kerja perusahaan.
4.      Mendorong siswa agar mempunyai rasa kedisiplinan dan tanggung jawab.
5.      Membantu siswa melaksanakan program diklat.
6.    Melihat secara langsung proses produksi dari awal sampai akhir.
 7.    Untuk Belajar (tidak hanya tau teknik tapi juga praktik dan cara pemasarannya).


1
C.    MANFAAT KUNJUNGAN INDUSTRI

Adapun Beberapa manfaat kunjungan Industri diantaranya :
C.    Bagi siswa
Ø  Dapat mengetahui kedisiplinan dan tata tertib yang tegas pada dunia kerja.
Ø  Melihat secara langsung cara kerja produksi.
Ø  Mendapat gambaran saat akan bekerja di industri atau ingin membuat seBuah Industri.

D.    Bagi sekolah
Ø  Memperlakukan tata tertib yang tegas bagi siswa.
Ø  Sekolah dapat mengajak siswa belajar langsung di lapangan.

E.     Bagi Industri
Ø  Dapat berbagi ilmu dengan siswa.
Ø  Mengajak dan memperlihatkan proses produksi bagi siswa maupun guru.
Ø  Memperkenalkan sejarah singkat tentang berdirinya industri.
Ø  Memperkenalkan hasil produksi pada masyarakat luas.










2
BAB II
PEMBAHASAN

A.   CV CIHANJUANG INTI TEKNIK

ü PROFIL PERUSAHAAN

Nama Perusahaan     : CV. CIHANJUANG INTI TEKNIK disingkat "CIT" atau "CINTEK"    dengan Merk Dagang "Hanjuang".

Kepempilikan            : Kepemilikan CV. Cihanjuang Inti Teknik adalah Privat Company yang    berbentuk CV dan sebagai pemilik adalah Bapak Eddy Permadi.

Visi                              : Energi sebagai sumber pemberdayaan ekonomi masyarakat

Misi                             : Produk Hanjuang sebagai penggerak ekonomi pedesaan

Filosofi                        : Pertama, Teknologi untuk memberdayakan bukan untuk memperdayai masyarakat Cihanjuang Inti Teknik berupaya agar masyarakat mampu mengelola dan mengembangkannya.Teknologi mikrohidro adalah pilihan kami untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.
Kedua, Cihanjuang mampu memberi manfaat bagi orang banyak

Bidang Usaha            : 1. Rekayasa dan manufaktur pembangkit listrik tenaga air dan angin.
  2. Industri Minuman Tradisional Jawa Barat.

Tanggal Berdiri         : Tahun 1998 adalah permulaan dirintisnya usaha Industri mesin produksi, pupuk dan pengecoran logam. Tanggal 3 Agustus 2000 Cihanjuang Inti Teknik memperoleh izin usaha yang sah dengan bentuk Perusahaan, Pada tanggal 23 Agustus 2005 dengan Akte Notaris Ny. Gina Riswara Koswara, S.H. Nomor 24, memperoleh izin usaha dengan bentuk badan yaitu Perseroan Comanditer atau "CV. Cihanjuang Inti Teknik".

Alamat Perusahaan  : Jl. Cihanjuang 204 Cimahi Utara 40513 Kota Cimahi, Jawa Barat Indonesia

 







3
ü SEJARAH PERUSAHAAN

Belajar dari negara maju yang mengutamakan pembangkitan energi dari berbagai sumber terutama yang terbarukan untuk meningkatkan ekonomi dan kemandirian, Eddy Permadi dan Cihanjuang Inti Teknik selama bertahun-tahun mengembangkan berbagai alternatif teknologi pembangkit listrik skala kecil. Sebagai lulusan Politeknik Mekanik Swiss (POLMAN) tahun 1980 dan pernah mengenyam pendidikan di Jerman yang menjadi wirausaha ingin turut menciptakan wirausaha-wirausaha di pelosok pedesaan dengan memanfaatkan potensi air yang ada dengan mengolah hasil bumi setempat.
Semakin handal, mudah, murah dan serbaguna adalah hasil yang diharapkan dalam membuat produknya.Dukungan dari banyak pihak dan komitmen untuk menjalankan bisnis membangun masyarakat, turut mengurangi hambatan yang dihadapi.
Teknologi dikembangkan untuk membuat hidup kita lebih baik, lebih efisien dan lebih mudah.Tetapi sering ditemukan teknologi yang dikembangkan menjadi lebih mahal dan sulit bagi pemakainya.Cihanjuang Inti Teknik telah lama mengembangkan turbin skala kecil dengan tujuan menjadi semakin terjangkau, menjadi lebih mudah digunakan, produktif, dan banyak manfaatnya.Tentunya tidak mudah mencapai hal itu, tetapi dengan semangat bisnis untuk memberdayakan, banyak kendala berhasil dilewati.Manfaatnya saat ini mulai dirasakan oleh banyak pihak.
Pengembangan dari teknologi Mikrohidro inilah timbul ide untuk mengelola industri agribisnis dengan bahan dasar yang ada di lingkungan sekitar dan produk minuman instan tradisional Jawa Barat, maka dibuatlah "Bandrek" dan "Bajigur" dengan merk dagang "Hanjuang" dalam bentuk serbuk yang siap seduh, yang bermula dari proyek percontohan teknologi pasca panen yang dikemas secara modern. Dengan adanya produk tersebut maka Bandrek Bajigur Hanjuang sedikit demi sedikit meningkatkan performa perusahaan, baik dari segi kelayakan proses produksi maupun segi pemasaran.









4
ü MANAJEMEN  PERUSAHAAN

Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tigayaitu:
  1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
  2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
5
  1. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha

ü PERKEMBANGAN PERUSAHAAN

Pada awalnya tahun 1997-1998 perusahan ini bergerak dalam pembuatan peralatan pertanian dan manufaktur hydro, seanjutnya pada tahun 1998-2000 perusahaan ini mulai merintis untuk mengolah makanan dan minuman.Ide untuk mengolah makanan dan minuman ini muncul karena pendapat para pekerja perusahaan untuk mengujicobakan peralatan yang dibuat.
Perusahaan ini mulai memproduksi kopi bandrek dan kopi bajigur mulai tahun 2001 dengan kemasan yang sederhana.Perusahaan ini mulai memasarkan produk makanan dan minuman ke warung-warung, tetapi karena rasanya yang kurang enak dan kemasan yang kurang menarik maka produk tersebut kurang diterima oleh masyarakat.Perusahaan ini mulai melakukan pembinaan UKM dari Pemerintah Kota Cimahi pada tahun 2001.
Pada tanggal 24 Agustus 2005 perusahaan ini mulai bergerak dalam bidang divisi makanan dan minuman. Perusahaan ini menamakan perusahaannya dengan nama ”Minuman Tradisional Priangan” Selanjutnya pada tahun ini perusahaan minuman tradisional priangan mulai mengedarkan produknya ke Jakarta. Tahun demi tahun produknya mulai diterima dan disukai oleh masyarakat, dengan banyaknya permintaan dari masyarakat perusahaan ini mulai mengembangkan produknya dengan memunculkan varian rasa yang baru dan pemasarannya pun mulai luas.
Perusahaan CV. Cihanjuang Inti Teknik ini dapat dikatakan sebagai salah satu perusahaan atau Unit Kegiatan Masyarakat (UKM) yang terbilang maju. Hal ini dikarenakan perusahaan ini selalu memiliki inovasi baru, hal ini dibuktikan dimana pada saat awal perusahaan ini bergerak yaitu dalam bidang teknologi lalu diperluas menjadi pembuatan minuman tradisional yang praktis dengan menggunakan mesin yang dibuat mereka sendiri. Dari hal tersebut maka akhirnya perusahaan memiliki 2 jenis model usaha yang dikelola oleh satu induk perusahaan yang sama.






6
Minuman tradisional khas orang sunda ini mulai maju karena banyak diminati dan disukai oleh masyarakat, termasuk masyarakat luar sunda. Sampai akhirnya minuman ini bisa tetap berjalan hingga saat ini. Namun, untuk tetap maju dan berkembang perusahaan ini bukannya tanpa ada hambatan. Perusahaan ini mulai memperbaiki baik dari segi rasa, pemasaran maupun kemasan dan ditambahinya label halal dari MUI dan label minuman sehat dari BPOM. Dalam hal ini perusahaan dibantu oleh pemerintah kota Cimahi untuk memperbaiki kekurangan. Hingga akhirnya saat ini
 perusahaan CV. Cihanjuang Inti Teknik di anugerahi oleh Pemkot Cimahi sebagai UKM percontohan di Cimahi.  


ü MODEL USAHA

Model usaha yang dijalankan oleh CV. Cihanjuang Inti Teknik ini ada dua macam usaha, yang pertama dalam bidang microhidro dan yang kedua dalam bidang pembuatan minuman tradisional priangan yang siap seduh.

ü PROSES PRODUKSI

Proses produksi melibatkan penduduk sekitar pabrik, terutama untuk tenaga pengemasan. Adapun untuk keperluan produksi minuman tradisional instan, Cihanjuang Inti Teknik sudah mempunyai mesin pengolah sendiri. Sudah 9 jenis produk yang telah dikembangkan, diantaranya ; "Bandrek, Kopi Bandrek, Enteh Bandrek, Bandrek Spesial, Coklat Bandrek, Bajigur, Kopi Bajigur, Beas Cikur dan Sakoteng.
Adapun proses pembuatan dari bandrek itu sendiri yaitu :
Bahan- bahan :
-          Jahe Lampung             - Gula semut                - Cengkeh kering
-          Cabe jawa kering                    - Merica                       - Lengkuas
-          Pinang muda                           - Gingseng                   - Gula aren     
-          Gula putih. 



7
Proses pembuatan :
-          Iris dan keringkan jahe, tambahkan semua bahan seperti gula semut, cengkeh kering, cabe jawa kering, merica, lengkuas, pinang muda, gingseng, gula aren dan gula putih.
-          Setelah semua bahan tersatu, aduk semua bahan menggunakan mesin hingga menjadi bubuk yang halus.

B.  PABRIK TEH RANCABALI / PABRIK TEH WALINI
Rancabali merupakan salah satu perkebunan teh terbesar di Jawa Barat dengan luas mencapai 1.530.25 hektar. Dengan luas tersebut, Jabar adalah daerah dengan perkebunan teh terluas di Indonesia. Di Rancabali terdapat dua pabrik teh hitam, yaitu pabrik teh ortodoks dengan nama jual Sperata dan pabrik teh cutting, tearing, curling (CTC) yang menghasilkan teh Walini.
Walini merupakan salah satu merek teh yang diproduksi oleh PT. Perkebunan Nusantara VIII. Teh Walini diperkenalkan di Jawa Barat sejak tahun 2003 dan memenuhi standar Sustainable Agriculture (Rainforest Alliance dan UTZ Certificate) yaitu sertifikasi standar pertanian organik internasional.
Selain untuk kebutuhan lokal, Rancabali juga menjual produknya ke luar negeri. Hampir 90 persen teh dieksport ke sejumlah negara, dengan pangsa pasar terbesar negara-negara di Eropa, terutama Inggris.
Data lima tahun terakhir, produksi teh di Rancabali berjumlah 3.760.279 kg, dengan rata-rata produktivitas 2.261 kg per hektar.
Aroma wangi daun teh langsung tercium begitu memasuki halaman pabrik teh milik PTPN VIII di perkebunan Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kebun ini menjadi salah satu tempat asal-muasal teh dalam berbagai kemasan yang kita lihat di pasaran.
Wangi tersebut muncul sejak daun teh yang dikumpulkan para pemetik menjalani proses awal produksi, yaitu pelayuan. Aroma yang terasa adalah aroma daun teh asli karena pabrik di Rancabali ini hanya memproduksi teh dengan cita rasa asli tanpa tambahan bahan lain, seperti bunga melati.
Ketika mengunjungi pabrik ini pekan lalu, Kepala Tanaman Perkebunan Rancabali MA Nugraha dan Kepala Pengolahan Pabrik Sperata M Kholik Nurdin memperlihatkan proses produksi teh yang tak pernah berhenti berjalan selama 24 jam setiap hari.
Rancabali adalah salah satu perkebunan di Ciwidey selain Rancabolang dan Sinumbra. Kebun yang memiliki luas 1.530,25 hektar tanaman menghasilkan itu menjadi bagian dari perkebunan teh di Jawa Barat, dengan luas 26.685 hektar. Dengan luas tersebut, Jabar adalah daerah dengan perkebunan teh terluas di Indonesia.
Di Rancabali terdapat dua pabrik teh hitam, yaitu pabrik teh ortodoks dengan nama jual Sperata dan pabrik teh cutting, tearing, curling (CTC) yang menghasilkan teh Walini.
8
Pelayuan adalah tahap terlama dalam proses pembuatan teh karena memakan waktu selama 18-20 jam, dilanjutkan dengan penggilingan. Dalam penggilingan inilah teh yang berasal dari bagian daun, daun berserat, dan batang terpisah.
Untuk teh hitam proses paling penting selanjutnya adalah oksidasi dan fermentasi. Proses tersebut dilakukan untuk mengeluarkan aroma dan warna hitam pada teh. Setelah itu, daun-daun teh dikeringkan agar kadar airnya turun dari 70 persen menjadi tinggal 2-3 persen.
Teh yang dikeringkan kemudian masuk ke ruang disortasi untuk dipisahkan berdasarkan ukuran. Dari 14 jenis yang didapat, seperti broken pecco, pecco fanning, dan dust, teh yang sudah jadi ini digolongkan ke dalam tiga mutu, yaitu mutu I, II, dan III.
Selesai dipak, teh tidak bisa langsung dijual ke tangan konsumen. Proses distribusinya cukup panjang karena harus melalui proses lelang. Dari tangan pemenang lelanglah, teh ada yang langsung dikemas, ada pula yang dijual lagi ke pihak lain untuk kemudian menyebar ke masyarakat melalui berbagai merek.
Ekspor
Selain untuk kebutuhan lokal, Rancabali juga menjual produknya ke luar negeri. Nugraha mengatakan, teh untuk diekspor bahkan berjumlah hampir 90 persen, dengan pasar terbesar adalah negara-negara di Eropa, terutama Inggris.
Data lima tahun terakhir, produksi teh di Rancabali berjumlah 3.760.279 kg, dengan rata-rata produktivitas 2.261 kg per hektar.
”Serapan di pasar lokal sedikit karena kebiasaan minum teh di Indonesia tidak terlalu kuat seperti di negara lain,” kata Nugraha. Padahal, Indonesia berada dalam posisi lima besar negara produsen teh, setelah India di urutan pertama, China, Sri Lanka, dan Kenya.
Data dalam buku More Than A Cup of Tea yang dikeluarkan Pusat Penelitian Teh dan Kina di Bandung menyebutkan, konsumsi teh masyarakat Indonesia hanya 270 gram per kapita per tahun. Di India, konsumsi minum tehnya jauh lebih besar, yaitu mencapai 750 gram per kapita per tahun.
Sementara masyarakat Turki menjadi pengonsumsi teh terbanyak, yaitu 2,5 kg per kapita per tahun, disusul Inggris dengan 2,1 kg per kapita per tahun.
Melihat kondisi ini, Industri Hilir Teh (IHT) PTPN VIII membuka pasar dalam negeri dengan membuat diversifikasi produk teh Walini agar lebih mudah dinikmati masyarakat. Menurut Manajer IHT Andriani Nasution, mereka mulai mengemas teh sebagai bagian gaya hidup anak muda kota besar.
Berawal dari Kota Bandung, Walini membuat beberapa kedai yang dirancang dengan konsep modern. Kedai teh ini menyatu dengan beberapa factory outlet, salah satunya yang berada di ”Stamp”, Jalan Banda.

9
Kedai yang cukup besar sedang dipersiapkan di daerah Dago. Di kedai itu nantinya akan ditampilkan atraksi pengolahan teh secara tradisional, yaitu dengan cara disangrai.
Di ”Stamp”, kedai menyediakan berbagai rasa teh, seperti rasa orisinal teh hijau dan hitam, serta berbagai variasi di antaranya dengan rasa jahe dan lemon. Di sini juga disediakan teh Walini dalam kemasan botol yang baru awal tahun ini diperkenalkan kepada masyarakat.
Teh Walini menggunakan daun yang diambil dari pucuk teh untuk mendapatkan kualitas terbaik. Untuk itulah, Walini memosisikan diri bersaing dengan produk-produk luar negeri dengan konsumen menengah ke atas.
Menurut Andriani, industri hilir di dalam negeri perlu diperkuat karena pasar dalam negeri juga potensial untuk digarap. ”Kita sudah lama memiliki kebiasaan minum teh. Lihat saja, setiap warung makan ataupun rumah makan besar selalu menyediakan teh,” kata Andriani.

C.  TAHU SUSU LEMBANG

ü  PROFIL PERUSAHAAN

Lembang, kota sejuk di pegunungan, berjarak 16 km dari Kota Bandung. Pagi penggemar wisata alam, pelancong ibu kota, pasti cukup menggenal Kota Lembang dengan sejuta pesonanya. Terhampar pemandangan alam nan indah, kesejukan udara, dan berbagai wahana hiburan untuk anak-anak bermain di alam, seperti outbond, kebun strawberi, dan lain sebagainya. Bagi penikmat kuliner pun tak ketinggalan, berbagai olahan khas tataran parahyangan banyak dijumpai disini. Berbagai obyek wisata tersebut menjadikan Kota Lembang dipenuhi gedung-gedung, baik berupa hotel, villa, penginapan, dan tempat singgah yang asri nan indah.
Bagi anda penggemar kuliner, dan bila sudah pernah menginjakkan kaki dan menghirup segarnya alam Lembang, tentunya tak asing lagi jajanan yang satu ini, yakni Tahu Susu Lembang. Ya, diproduksi pertama kali pada tahun 2006, hingga kini telah berkembang menjadi empat kuliner "wajib" bila Anda berada di KoTa Lambang, berada tepat setelah pintu gerbang ucapan selamat datang di Kota Lembang dari arah Bandung, dengan menempati areal cukup luas. Sehingga memngkinkan untuk kendaraan kecil maupun besar, seperti bus, untuk masuk di dalamnya. Tahu Susu Lembang, bergitu namanya, seperti tahu pada umumnya diolah dan diproduksi. Perbedaannya terletak pada campuran, yaitu dengan memadukan murninya susu sapi sehingga menimbulkan cita rasa yang berbeda pada tahu lembang.

10
Di tempat ini, tahu susu lembang diproduksi, sekaligus dipasarkan dan diolah berbagai masakan khas tahu. Anda dapat merasakan dan menikmatinya sesuai selera, seperti Batagor, Kupat Tahu Susu, Gorengan Tahu, Siomay Tahu Susu, dan berbagai macam olahan lainnya, khususnya khas tanah pasundan. Jadi, bila Anda mengisi waktu liburan dan senang berburu kuliner, tentunya tidak melewati kenikmatan tahu susu lembang ini.

ü  VISI DAN MISI
Visi
1.      Menciptakan variasi baru yang berbeda dengan tahu-tahu lainnya.
2.      Melestarikan budaya indonesia agar tidak gengsi makan tahu.

Misi
1.      Pemilik setiap tahun memberikan inovasi-inovasi yang selalu berbeda .
2.      Pemilik dan karyawan berusaha menciptakan rasa dan pelayanan yang lebih menarik agar pembeli tidak lari ke tempat lain .

ü  LOKASI USAHA
Berjalan-jalan ke Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, wisatawan akan merasakan sejuknya udara. Bila hendak beristirahat sejenak, mereka bisa menikmati susu murni Lembang yang sudah terkenal itu. Jalur menuju Lembang dari Kota Bandung yaitu melalui Jalan Setiabudhi. Mendekati Hotel Grand Lembang, dari kejauhan, tampak sebuah stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU). Warna bangunannya merah dan putih. Selain itu, berdiri papan vertikal yang biasanya menjadi media untuk mencantumkan daftar bahan bakar minyak (BBM).
Namun, setelah dimasuki, tampaklah bahwa di tempat itu pengemudi tak dapat mengisi bahan bakar. Lho? Setelah diamati, pada papan vertikal tadi juga tidak dicantumkan daftar BBM tetapi berbagai tulisan seperti drive thru tahu, rest area, toilet, pasar oleh-oleh, dan lain-lain. Ternyata, bangunan itu adalah tempat penjualan tahu. Sistemnya adalah drive thru , artinya para pengemudi tak perlu turun dari kendaraan. Mereka dapat terus melaju, melanjutkan perjalanan setelah membeli tahu dari sepeda motor atau jendela mobilnya. Tak dapat dipungkiri, sejumlah pengendara telah terkecoh ketika melihat tempat yang menjadi bagian kompleks bernama Wisata Tahu Lembang itu.


11
Supervisor Operasional Wisata Tahu Lembang Dede Arif mengakui, sebagian wisatawan keliru mengira tempat itu adalah SPBU. Pengendara biasanya membeli juga tahu yang dijajakan. Masyarakat biasa menyebut SPBU sebagai pom bensin.
“Nah, tempat penjualan tahu drive thru itu dinamakan pom tahu. Pom tahu sendiri adalah singkatan dari pusat orang makan tahu,” katanya.
Wisata Tahu Lembang di Jalan Raya Lembang Nomor 177, itu sudah beroperasi sejak 7 Desember 2008. Dede mengatakan, tahu dijual dalam paket. Tahu matang dijual Rp 10.000 per 12 potong. Selain itu, dijual tahu mentah dengan ukuran lebih besar seharga Rp 12.500 per 10 potong.

o   KAPASITAS PRODUKSI
Setiap hari, TSL memproduksi tahunya di tempat. Jumlah produksinya sangat relatif, antara 5 ribu (hari biasa) hingga 20 ribu (hari libur) tahu. Harga yang ditetapkan yaitu Rp 10 ribu untuk tahu goreng/10 pcs, tahu bungkus, atau tahu bantal/5 pcs, dan Rp 15 ribu untuk tahu cetak atau takus/10 pcs. Akan tetapi, karena terbuat dari bahan alami dan tanpa bahan pengawet, maka tahu susu ini hanya tahan selama 2 hari setelah produksi.

ü  TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN
Perusahaan ini tidak menggunakan peralatan yang modern , perusahaan ini masih mengandalkan alat-alat tradisional , contohnya seperti :
         Tong pencucian kedelai
         Mesin giling
         Tunku perebusan kedelai
         Tong kayu
         Saringan besar dan kecil
         Serok cetak
         Cetakan
         Kayu pengaduk
         Tangok
         Kain saringan
         Kain cetakan
         Tampir.

12
ü  KENDALA PRODUKSI
Mungkin yang menjadi kendala produksi pada Tahu Susu Lembang adalah bahan-bahan pokok untuk membuat tahu tersebut, karena tahu tersebut menggunakan banyak susu sapi, memang sangat mudah mendapatkan susu sapi didaerah ini, namun pasti ada saja stok susu yang kemungkinan saja akan habis. Yang kedua mungkin dari pembuatannya , karena tahu susu ini murni tidak menggunakan pengawet, jadi tahu susu ini tidak akan bertahan sangat lama.

 
ü  CARA PEMASARAN

Tahu Susu Lembang yang kini populer sebagai oleh-oleh khas Bandung memang sudah populer sejak beberapa tahun ini. Meski begitu, masih banyak yang dibuat penasaran dengan tahu yang bertekstur halus lembut ini. Hmm... apa sih sebenarnya yang membuat tahu ini jadi begitu istimewa.
Makanan yang berasal dari kacang kedelai ini populer sejak awal tahun 2009 silam. Pertama kali tahu susu Lembang dijual di sebuah tempat yang sering disebut POM alias Pusat Orang Makan tahu. Karena bentuk tempatnya dari depan mirip sebuah SPBU. Selain tempat menjual tahu susu Lembang di tempat ini juga terdapat beberapa penjual makanan lainnya. Tahu susu ini juga lebih sehat karena dibuat secara tradisional dan tidak memakai bahan pengawet. Oleh karena itu dalam suhu udara terbuka, tahu susu hanya bertahan hingga 2 hari saja dan maksimal 3 hari jika disimpan di kulkas.
Tahu susu ini dijual dalam dua varian yaitu tahu putih dan tahu kuning. Bentuknya ada yang berupa tahu cetak atau 'takus' dan tahu panjang dengan bentuk memanjang. Harga tahu susu Lembang ini dibandrol dengan harga sekitar Rp 15.000,00 - Rp 25.000,00 per 10 buah. Karena sudah cukup populer, penjual tahu susu tidak hanya bisa dijumpai di jalan raya Lembang tetapi juga di sepanjang jalan Setiabudi, Bandung.






13
ü  PERKEMBANGAN PEMASARAN
Dalam hal ini cara dari mereka untuk memperkenalkan produk sama seperti yang lain salah satunya dengan mengikuti bazar, membangun toko/outlet sendiri, dll.Tapi, dengan perkembangan jaman yang kini semakin memudahkan para konsumen mereka menggunakan hal itu misal Online shop, promo melalui jejaring sosial.

ü  LUAS AREA

Tahu Susu Lembang, SPBU Pengisian Perut

Berlokasi di Lembang, tempat ini berdiri sejak Desember 2008, luas tempat sekitar 2 hektar. Bukan hanya menjual tahu yang dapat dibeli melalui drive-thru saja, terdapat juga makanan-makanan tradisional lainnya. Selain itu, pengunjung pun dapat melihat proses pembuatan tahu, dari awal hingga pengemasan.
Selain itu, tahu yang dijual di tempat ini berbeda dengan tahu pada umumnya, selain berbahan dasar kedelai, tahu ini juga menggunakan campuran susu sapi segar dalam olahannya, karenan itulah tahu ini terasa lembut jika dimakan, tahu ini juga dikenal dengan nama Tahu Susu Lembang.
Tahu Susu Lembang tidak hanya memiliki tahu sebagai andalannya, tempat ini sendiri juga dirancang sebagai wahana rekreasi keluarga dengan berbagai macam fasilitas hiburan yang dapat mengakomodasi semua itu. Permainan di tempat ini juga terhindar dari kesan monoton, karena setiap tiga bulan sekali diadakan evaluasi untuk memuaskan keinginan pelanggan. Tahu Susu Lembang buka di hari biasa mulai dari pukul 09.00 – 20.00 WIB dan di hari libur mulai dari 09.00 – 22.00 WIB.

 




14
ü  PEMASARANA TERSEBAR DIMANA SAJA

Mungkin kebanyakan perusahaan makanan membuka banyak cabang apabila sudah menjadi perbincangan masyarakat karena pelayanannya yang baik atau pun makanannya yang sangat lezat. Tetapi berbeda dengan perusahaan Tahu Susu Lembang ini, perusahaan ini tidak membuka cabang dimana pun, hanya di satu tempat perusahaan ini ada yaitu di Jalan Raya Lembang Nomor 177, karena perusahaan ini ingin lebih mengembangkan lagi rasa ataupun keunikan dari Tahu Susu ini dan yang pasti mereka tidak mau hasil karyanya ditiru oleh orang yang tidak bertanggung jawab, seperti contohnya tahu sumedang, sudah banyak kita temukan tahu sumedang dimana saja, karena sudah banyak orang yang bisa memproduksi tahu ini.

ü  KENDALA PEMASARAN

Mungkin kebanyakan perusahaan makanan membuka banyak cabang apabila sudah menjadi perbincangan masyarakat karena pelayanannya yang baik atau pun makanannya yang sangat lezat. Tetapi berbeda dengan perusahaan Tahu Susu Lembang ini, perusahaan ini tidak membuka cabang dimana pun, hanya di satu tempat perusahaan ini ada yaitu di Jalan Raya Lembang Nomor 177, karena perusahaan ini ingin lebih mengembangkan lagi rasa ataupun keunikan dari Tahu Susu ini dan yang pasti mereka tidak mau hasil karyanya ditiru oleh orang yang tidak bertanggung jawab, seperti contohnya tahu sumedang, sudah banyak kita temukan tahu sumedang dimana saja, karena sudah banyak orang yang bisa memproduksi tahu ini.

ü  PERKEMBANGAN OMSET
Berbicara tentang sebuah perusahaan makanan kurang lengkap apabila tidak membicarakan omset perusahaan tersebut, apalagi sebuah perusahaan seperti Tahu Susu Lembang yang sudah terkenal di Bandung ini. Salah satu kelompok dari kami menanyakan ke salah satu karyawan Tahu Susu Lembang dan ternyata jawabannya sangat fantastis berkisar 200-230 juta / bulan, mungkin bisa dibilang sangat membingungkan untuk perusahaan yang menjual tahu ini.

15
ü  JUMLAH KARYAWAN
         Sebuah perusahaan pasti mempunyai banyak karyawan, apalagi perusahaan yang sudah terkenal seperti Tahu Susu Lembang ini, pada perusahaan ini terdapat jumlah karyawan yang sangat banyak. Namun tidak semua dipekerjakan ditempat produksi Tahu Susu Lembang ini, yang terdapat ditempat ini hanya berkisar 40 karyawan. Namun apabila dijumlahkan semua, mungkin sekitar 70 karyawan, ujar salah satu karyawan Tahu Susu Lembang.

ü  KENDALA UMUM USAHA
Kendala pemasaran yang mungkin dihadapi oleh perusahaan ini adalah seperti complain dari pelanggan yang mungkin merasa tidak puas dengan rasa Tahu Susu ini, dan yang menjadi kendala paling parah adalah bisa saja ada orang yang tidak bertanggung jawab meniru dengan sengaja produk perusahaan yang sudah hampir terkenal ini .

ü  KIAT-KIAT PERUSAHAAN
Tahu Susu Lembang merupakan salah objek wisata dan kuliner di Kota Lembang. Berlokasi di Jl. Raya Lembang Nomor 177. Objek ini sudah berdiri sejak tahun Desember 2008. Mengapa disebut tahu susu ? Karena dalam proses produksinya tahu ini dicampur dengan susu murni. Selain susu juga ditambahkan margarin ke dalam campuran. Sehingga tahu ini memberikan cita rasa khas dari susu dan kelembutan margarin.
Tahu Susu Lembang merupakan sebuah kompleks wisata. Di dalamnya terdapat berbagai kios dan arena bermain. Objek utamanya adalah food court di bagian belakang di mana terdapat berbagai gerai yang menjual tahu olahan, mulai dari tahu goreng, tahu mendoan, susu kedelai, dsb. Selain food court juga dapat ditemukan berbagai kios-kios dalam bangunan terpisah. Kios ini menjual jajanan, oleh-oleh, bahkan ada factory outlet di bagian depan.






16
BAB III
PENUTUP
A.    Simpulan
a.       Dengan diadakan Kunjungan Industri seperti ini siswa siswi diharapkan dapat berfikir maju, kreatif, dan efisien sehingga dapat mengurangi perilaku yang bersifat negatif misalnya kenakalan remaja karena bakat dan kemampuannya lebih tersalur kepada hal-hal yang positif yang akan berguna bagi kehidupannya baik sekarang maupun yang akan datang.
b.      Produksi yang dihasilkan ”CV Cihanjuang Inti teknik” berupa minuman tradisional khas Bandung yang terdiri dari berbagai rasa.
c.   Produksi yang dihasilkan “Pabrik Teh Rancabali” berupa teh yaitu teh seduk maupun teh celup yang penjualannya sudah mencapai manca negara
d. Produksi yang dihasilkan “Pabrik Tahu Susu Lembang” adalah berupa tahu yang terbuat dari campuran susu dan juga susu kedelai
c.       Semangat dan kegigihan dalam membuat atau mendirikan usaha itu ternyata sangatlah penting demi kelangsungan hidup.

B.     Kesan dan Saran
Untuk menjadi bahan referensi dalam kunjungan industri berikutnya, kami     mempunyai beberapa masukan yang mungkin bisa bermanfaat.

Kesan :
a.       Sambutan dari pihak perusahaan sangat ramah dan baik.
b.      Kunjungan industri ini sangat bermanfaat, karena kita bisa melihat langsung karyawan-      karyawan yang sedang bekerja di perusahaan tersebut.
c.       Banyak pengalaman yang kami peroleh di perusahaan tersebut.
d.      Kami mendapatkan banyak keterangan mengenai perusahaan yang kami perlukan.

Saran :
a.       Sebaiknya pimpinan lebih jelas dalam menerangkan atau menjelaskan tentang bagian-bagian atau tugas-tugas karyawanya.
b.      Kegiatan lebih baik disesuaikan dengan jadwal produksi agar siswa dapat mengetahui proses pembuatannya.
c.       Diharapkan agenda program Kunjungan Industri ini tetap berjalan setiap tahunnya.
d.      Sekolah sebaiknya mengadakan Kunjungan Industri ketempat yang sesuai dengan kompetensi keahlian.


17



DAFTAR PUSTAKA














18