Sabtu, 14 Maret 2015

CONTOH RESENSI BUKU IKAN SEPAT SIAM



BUDIDAYA IKAN SEPAT SIAM





       Judul Buku    :Ikan Sepat Siam Potensi dan Prospeknya
       Penyusun                   :H. Rahmat Rukmana
       Penerbit           :CV. ANEKA ILMU
       Kota Terbit              :Semarang
       Tahun Terbit           :2007
       ISBN                   :979 - 736 - 692 - 8
       Tebal Buku              :53 halaman

Banyak pengetahauan yang dapat kita peroleh dari berbagai media. Salah satunya adalah edia cetak. Buku berjudul “Ikan Sepat Siam Potensi dan Prospeknya” ini memuat informasi penting tentang seluk beluk budidaya
ikan sepat siam. Budidaya ini mampu memberikan penghasilan yang tidak sedikit.
Terbit nya buku ini diharapkan menjadi sumber informasi bagi para petani ikan , penyuluh perikanan , peminat agrobisnis perikanan , dan peserta didik di sekolah - sekolah kejuruan pertanian. Pokok bahasan yang disajikan dalam buku ini meliputi potensi dan prospek ikan sepat siam , pengenalan ikan sepat siam , teknik budi daya , panen dan penanganan pasca panen serta analisis usaha pembuatan ikan asin sepat siam.
Dalam memanfaatkan dan mengembangkan budi daya ikan sepat siam secara bijaksana dan lestari dituntutuntuk mengenal secara lebih dekat tentang asal usul , taksonomi , jenis , dan habitat ikan tersebut.
Teknik pembenihan ikan sepat siam meliputi aktifitas-aktifitas penyiapan kolam pemijahan , pemilihan induk ikan , pemijahan , dan pendederan.
Teknik pembesaran ikan sepat siam meliputi penyiapan tempat pembesaran , penebaran ikan , dan pemeliharaan hingga ukuran konsumsi.
Panen dan pasca panen merupakan kegiatan akhir dari proses budidaya ikan sepat siam, Kuantitas dan kualitas hasil ikan sepat siam erat kaitannya dengan kegiatan panen serta penanganan pasca panen yang tepat waktu dan tepat waktu.
Kelebihan dari buku ini terletak pada sampulnya yang bagus dan menarik sehingga menjadikan pembaca berminat untuk membaca buku tersebut. Gambar yang mempermudah pembaca dalam memahami isi buku gambarnyapun berwarna namun penggunahan bahaya sulit di mengerti.

 

ringkasan materi UN SMP ipa biologi




²  IPA BIOLOGI

1. BAHAN KIMIA DALAM SEHARI-HARI 

Pemanis alami: gula pasir, gula merah, karamel
Pemanis buatan: aspartam, siklamat, sakarin, sorbiton
Pewarna sintetis: susetyellow, tartrazine, carmoisine, pouncau 4r, dan green s
Pengawet: asam benzoat, asam propionat, dan natrium propionat


Bahan-bahan aktif dalam produk kimia rumah tangga non makanan
No
Nama Bahan
Bahan Aktif
1
Pembersih
Surfaktan (detergen)
2
Pemutih
Natrium hipoklorit (kaporit)
3
Pewangi
Fragance (parfum)
4
Pembasmi serangga
Transflutrin (obat nyamuk bakar)


Pestisida: penyemprot hama tanaman
- mematikan makhluk hidup lain (merusak ekosistem)
- akumulasi racun dalam tumbuh manusia
- mencemari tanah dan air disekitarnya

Pupuk buatan: penggunaan yang berlebihan menyebabkan air sungai mengandung unsur hara yang di perlukan             tanaman sehingga menyebabkan eutrofikasi yang berlebihan

Detergen: mengandung senyawa yang sulit diuraikan oleh organisme menyebabkan air bersifat basa (pH tinggi)

2. ZAT ADIKTIF dan PSIKOTROPIKA

Zat Adiktif

Adalah zat yang dapat menyebabkan efek kecanduan bagi pengguannya.
Contoh:
1. Rokok
A) nikotin: menimbulkan ketagihan, menaikan tekanan darah, mempercepat denyut jantung, dan gagal pernapasan
B) Karbon monoksida: menyebabkan terhamatnya pengikatan gas oksigenoleh tubuh sehingga dapat menyebabkankekuranan oksigen dan sesak nafas’
C) Tar: timbul tembakau terbakar, mempunyai efek karsinogenik bagi tubuh.
D) Asam sianida: zat racun yang dapat merusak sistem pencernaan.
2. Alkhol
A) orang yang meminum alkohol memiliki sifat riang, gembira, banyak tertawa, muka merah, jalan sempoyongan, bicara ngalantur,dan tingkah laku tidak karuan. Jika overdosis perasaan akan gelisah,tingkah laku menjadi kacau, kendali turun, dan banyak bicara sendiri, serta menyebabkan kerusakan pada ginja dan organ pencernaan.

Psikotropika
Dibedakan menjadi 3 :
ü   Stimulan
Adalah zat yang merangsang sistem saraf pusat sehingga mempercepat proses dalam tubuh, seperti meningkatnya detak jantung, pernapasan dan tekanan darah.
Stimulan dapat membuat orang lebih siaga dan menyembuntikan kelelahan
Contoh : kafein, kokain, dan amfetamin
ü  Depresan
Kebalikan dari stimulan :
u  Menurunnya kesadaran terhadap dunia luar dan menidurkan.
u  Memperlambat proses tubuh dan otak, seperti menurunnya tekanan darah, suhu tubuh, detak jantung, dan kontraksi otot.
Contoh : alkohol dan obat-obatan  penenang seperti valium dan barbiturat.
ü Halusinogen
Contoh LSD (lysergic acid diethylamide)

pengaruh negatif penggunaan psikotropika
v  Candu, heroin,dan ganja: dapat menyebabkan syaraf terganggu dan menimbulkan ketagihan yang pada akhirnya akan berujung kepada kematian.
v  Kokain: menimbulka rasa takut yang berlebihan dan menimbulkan depresi.
v  Morfin:menimbulkan rasa ngantuk, gangguan pernafasan, bahagia yang berlebihan(eufhoria), dan kematian.
v  Pil ekstasi: menimbulkan rasa lelah dan ketenangan.
v  Birbiturat: dapat mengakibatkan mudah tertidur lelap dan dapat mrnimbulkan kematian

Penggunaan zat adiktif dan psikotropika secara umum dapat dikenali dari ciri fisik, psikas, dan fisiologis. Sebagai berikut ciri-ciri

Ø Ciri fisik: yang nampak dari luar (mata sayur, kurus, mulut kering, sistem syarafnya terganggu).
Ø Ciri psikis: yang tampak dari perilaku: sikapnya menjadi brutal, pemurung, yakut bertemu orang lain,               kurang percaya diri, halusinasi(menghayal), percaya diri yang berlebihan, siaga.
Ø Ciri fisiologs : berubahnya fungsi-fungsi alat tubuh (metabolisme) misal denyut jantung mmelemah atau meningkat, tekanan darah menurun atau meningkat.

3. CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

v   Memerlukan nutrisi
v  Bergerak
v  Bernafas
v  Mengeluarkan zat sisa
v  Berkembang biak
v  Beradaptasi
v  Peka terhadap rangsang
v  Tumbuh dan berkembang

4. KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP

Klasifikasi mahkluk hidup :
Plantae (tumbuhan)
Dibedakan menjadi :
a.         Tumbuhan tak berpembuluh(talophyta): belum memiliki akar, batang, dan daun sejati.
Contoh : lumut (bryophita) : lumut daun dan lumut hati,
  Lumut kerak (lichenes)
b.        Tumbuan berpembuluh (tracheophyta):memiliki akar,batang, dan daun sejati
Terdiri dari :
ü  Tumbuhan paku (pteridophyta) : berkembang biak dengan spora, memiliki daun fertil dan sertil,
ü  Tumbuhan biji (spermatophyta) dibedakan menjadi : tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuan berbiji tertutup
 Hewan (animalia)
1. Hewan avertebrata (tak bertukang belakang) terdiri dari :
Ø Hewan berpori-pori
Ø Hewan berongga
Ø Cacing pipih
Ø Cacing giling
Ø Cacing gelang
Ø Hewan lunak
Ø Hewan berkulit duri
Ø Artropoda (berkaki dan beruas-ruas) terdiri dari :
²  Serangga
²  Udang-udangan
²  Laba-laba
²  Lipan
2. Hewan vertebrata terdiri dari :
Ø  Ikan (pisces)
Ø  Ampibia (hewan yang hidup di dua tempat)
Ø  Reptilai
Ø  Aves
Ø  Mamalia

5. INTERAKSI ANTAR MAKHLUK HIDUP

Simbiosis

-           mutualisme: hubungan yang saling menguntungkan antara makhluk hidup. Contoh:
ü  Kerbau dengan jalak
ü  Lumut (alga dan jamur)

-           komensalisme yaitu hubungan satu untung yang satunya netral. Contoh:
ü  Hiu dengan remora
ü  Anggrek dengan inangnya
ü  Ikan badut dengan anemon laut

-           parasitisme: hubungan yang satu untung sedangkan satunya dirugikan. Contoh:
ü  Kerbau dengan kutu kerbau
ü  Benalu dengan inangnya
ü  Tali putri dengan inangnya
Rantai makanan dan jaring-jaring makanan

-                       Menyebutkan akibat jika salah satu bagian rantai makanan dimusnahkan
-                       Menyebut konsumen tingkat I, II, III, IV

Predasi:

-                       Hubungan satu memakan yang lain
-                       singa dan rusa, elang dan ikan, beruang dengan ikan, semut dengan ulat

Kompetisi:
hubungan pesaing (singa dengan harimau, rusa dengan kuda, kerbau dengan kambing)

Simbiosis:
hubungan simbiosis

Antibiosis:
Perkembangan yang satu memtikan yang lain (jamur penicilium dengan bakteri


6. PENCEMARAN LINGKUNGAN

Macam-macam Pencemaran Menurut Tempatnya:

a.         Pencemaran tanah

Gejala pencemaran tanah dapat diketahui dari tanah yang tidak dapat digunakan untuk keperluan fisik manusia. Faktor-faktor yang mengakibatkan terjadinya pencemaan tanah antaralain pembuangan bahan sintetis yang tidak dapat di uraikan oleh mikroorganisme, seperti plastik, kaleng, kaca, sehingga menyebabkan oksegen tidak dapat meresap ke tanah.

b.         Pecemaran air

Bahan polutan yang dapat menyebabkan polusi air antara lain limbah pabrik, detergen, pestisida, miyak, dan bahan organik yang berupa sisa-sisa organisme yang mengalami pembusukan

c.         Pencemaran udara

Upaya pencegahan pencemaran atau kerusakan lingkungan :
ü  Mengatur sistem pembuangan limbah industri sehingga tidak mencemari lingkungan.
ü  Menempatkan industri atau pabrik terpisah dari kawanan pemungkiman penduduk.
ü  Melakukan pengawasan atas penggunakan beberapa jenis pestisida dan bahan kimia lain berpotensi menjadi penyebab dari pencemaran lingkungan.
ü  Melakukan penghijauan (reboisasi).
ü  Membuat terasering (sengkedan).
ü  Memberikan sanksi atau hukuman secara tegas terhadap pelaku kegiatan yang mencemari lingkungan
ü  Melakukan penyuluhan dan pendidikan lingkungan untuk menumbukan kesadaran masyarakat tentang arti dan manfaat linkungan hidup yang sesungguhnya

7. SISTEM GERAK PADA MANUSIA

Macam-macam tulang berdasarkan bentuknya :
²  Tulang pendek : tulang pergelangan tangan dan kaki, dan ruas-ruas tulang belakang. Sum-sum merah                                                      berfungsi sebagai pembuat sel darah merah dan sel darah putih.
²  Tulang pipih  : tulang rusuk, belikat, dada, panggul, dan tulang tempurung kepala.
²  Tulang pipa   : tulang paha, betis, kering, hasta, dan tulang pengupil,
²  Tulang yg bentuknya tidak karuan: tulang wajah dan ruas-ruas tulang belakang
Susunan tulang istimewa :
a)        Penyusun tulang rusuk :terdiri atas 7 pasang tulang rusuk sejati, 3 pasang rusuk palsu & 2 pasang rusuk melayang,
b)        Penyusun gelang bahu : tulang belikat dan tulang selangka
c)        Tulang gelang panggul : tulang usus, t.kemaluan, t.duduk
Macam-macam sendi :
1)        Sendi peluru : menggerakkan salah satu tulang ke segala arah.
            Contoh                        : gelang bahu dengan lengan atas, dan pinggul dengan paha
2)        Sendi engsel : gerak 2 arah
3)        Sendi pelana :memungkinkan gerak 2 arah. Kanak-kiri, depan-belakang. Contoh :ibu jari
4)        Sendi putar  :memungkinkan bergerak memutar. Contoh : tulang leher dg tulsng tengkorsk
5)        Sendi geser  : memungkinkan terjadinya sedikit gerakan. Contoh : pergelangan kaki dan tangan

8. SISTEM PENCERNAAN

no
Organ pencernaaan
enzim/zat yang dihasilkan
fungsi
1.
mulut
Ptialin(amilase)
Mengubah zat tepung menjadi gula
2.

lambung
Asam lambung (HCI)
Membunuh kuman dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin
pepsin
Mengubah protein menjadi pepton
renin
Menggumpalkan protein susu (kasein)
3.
pankreas
tripsin
Mengubah pepton menjadi asam amino
amilase
Mengubah zat tepung menjadi gula sederhana
lifase
Mengubah lemak menjadi asam lemak atau gliserol
4.
hati
Cairan empedu
Mengemulasi lemak dan menetralkan keasaman makaman
5.
Usus halus
enterolinase
Mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin
erepsin
Menyempurnakan pencernaan protein menjadi asam amino
maltase
Mengubah maltose menjadi glukosa

 9. SISTEM PERNAFASAN

1. Hidung
2. Faring : percabangan 2 saluran yaitu saluran tenggorokan dan saluran pernapasan
3. Laring : daerahkotak suara dengan selaput suara
4. Teakea(tenggorokan)
5. Bronkus (cabang tenggorokan): bercabang menjadi bronkiolus, bronkiolus bermuara di alveolus
6. Alveolus : pengikat oksigen
7. Paru-paru : dilindungi oleh selaput pluera.

10.       SISTEM EKSKRESIDAN REPRODUKSI MANUSIA 
 1. Ginjal

  





Proses pada ginjal:
            1. Filtrasi yaitu penyaringan zat sisa-sisa metabolisme yang dapat menjadi racun
  Terjadinya filtrasi di glumerolus,
  zat yang dihasilkan disebut filtrat glumeruli. Zat tersebut kemudian masuk ke simpai Bowman
2. Reabsorpsi  yaitu penyerapan kembali zat-zat yang masih berguna.
    Reabsorpsi terjadi di saluran/tubulus kontortus proksimal pada nefron. Zat yang dihasilkan disebut                                     filtrat  tubulus
3.  Reabsorpsi terjadi di saluran/tubulus kontortus proksimal pada nefron. Zat yang dihasilkan disebut                                    filtrat  tubulus

2. Kulit
Fungsi :
v  Pelindung tubuh dari kerusakan.
v  Tempat menyimpan kelebihan lemak
v  Tempat pembuatan vitamin D
v  Sebagai indera peraba
v  Sebagai pengatur suhu tubuh

Fungsi hati :
1. Menawarkan racun yang masuk ke dalam tubuh
2. Menyimpan gula dalam bentuk glikogen
3. Mengubah provitamin A menjadi vitamin A
4. Tempat pembentukan protombin menjadi fibrinogen
5. Tempat pembentukan empedu yang berasal dari sel darah merah yang telah rusak dan dihancurkan di limpa

Organ Reproduksi Wanita
Ø  Ovarium : menghasilkan ovum
Ø  Oviduk  : tempat masuknya ovum dari ovarium menuju uretus serta sebagai tempat pembuahan
Ø  Uretus  : sebagai tempat perkembangan janin
Ø  Vagina  : jalan untuk melahirkan secara normal

11. STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN PADA TUMBUHAN

1. Daun
Jaringan penyusun daun :
A.      Kutikula : lapisan lilin yang menutupi permukaan daun. Berfungsi untuk mencegah terjadinya penguapan air
B.       Epidermis (kulit luar) : terdiri atas sel yang merapat, tidak berkrolofil. Fungsi : membentuk stomata
C.       Mesofil (daging daun) : terdiri dari jaringan pagar(palisade) dan jaringan bunga karang(spongs)
2. Batang
            Jaringan penyusun batang :
a)         Epidermis : mempunyai ruang berfungsi sebagai pelindung jaringan dibawahnya
b)        Kortex    : terdiri dari sel dengan banyak ruang antar sel berfungsi menyimpan zat makanan dan                                                         penyangga
c)        Endodermis : banyak mengandung zat tepung
d)       Silinder pusat (stele) : terdapat jaringan pengangkut pembuluh kayu / xilm dan pembuluh lapis floem
3. Akar
 Terdiri atas : epidermis, kortex, endodermis, silinder pusat.

12. GERAK DAN RESPON PADA TUMBUHAN

Macam gerak :
1.        Tropisme : karena pengaruh rangsang tertentu. di bedakan menjadi :
²  Fototropisme : rangsang cahaya
²  Geotropisme : pengaruh gravitasi bumi
²  Hidrotropisme : rangsang air
2. Taksis : gerak berpindah yang dipengarui oleh rangsang
²  Fototaksis : gerak kloropas menuju cahaya
²  Kemotaksis : gerak sel kelamin jantan menuju sel telur
3. Nasti : tidak dipengarui datangnya rangsang misal mengatupnya daun putri malu.

13. ADAPTASI MAKHLUK HIDUP

1. Adaptasi morfologi
paruh burung


ü  Tumbuhan hidrofit batangnya memiliki rongga udara. 
ü  Tumbuhan xerofit tidak memiliki daun/ berdaun tebal, batang bersepon, akar panjang, berduri .
ü  Tumbuhan bakau memiliki akar napas untuk bernapas
ü  Bentuk tubuh hewan yang hidup di air/laut  adalah streamline/terpedo .
ü  Pohon beringin memiliki akar gantung untuk bernapas.
ü  Hewan kutub berbulu tebal dan berlemak.

2. Adaptasi fisiologi
ü  Hewan herbivora memiliki enzim selulase dalam usus untuk mencernakan selulosa.
ü  Cacing Teredo navalis yang hidup di galangan kapal memiliki enzim selulase.
ü  Bakteri pembusuk pada usus besar manusia untuk membantu pembusukan sisa makanan
ü  Tumbuhan karet bila di toreh/dilukai mengeluarkan getah.
ü  Unta mampu minum sebanyak 120 liter, sehingga dapat bertahan tidak minum selama satu bulan



  3. Adaptasi tingkah laku
ü  MANUSIA MEMAKAI PAKAIAN TEBAL UNTUK MELINDUNGI DIRI SAAT UDARA DINGIN.
ü  IKAN PAUS/ MAMA LIA AIR MUNCUL KE PERMUKAAN UNT MENGAMBIL O2
ü  .RAYAP MUDA MENJILATI DUBUR RAYAP DEWASA
ü  BUNGLON MERUBAH WARNA TUBUH SESUAI LINGKUNGAN