² IPA BIOLOGI
1. BAHAN KIMIA DALAM
SEHARI-HARI
Pemanis alami: gula pasir, gula merah, karamel
Pemanis buatan: aspartam, siklamat, sakarin, sorbiton
Pewarna sintetis: susetyellow, tartrazine, carmoisine, pouncau 4r, dan
green s
Pengawet: asam benzoat, asam propionat, dan natrium propionat
Bahan-bahan aktif dalam produk kimia rumah tangga non makanan
|
No
|
Nama Bahan
|
Bahan Aktif
|
|
1
|
Pembersih
|
Surfaktan (detergen)
|
|
2
|
Pemutih
|
Natrium hipoklorit (kaporit)
|
|
3
|
Pewangi
|
Fragance (parfum)
|
|
4
|
Pembasmi serangga
|
Transflutrin (obat nyamuk bakar)
|
Pestisida: penyemprot hama tanaman
- mematikan makhluk hidup lain (merusak ekosistem)
- akumulasi racun dalam tumbuh manusia
- mencemari tanah dan air disekitarnya
Pupuk buatan: penggunaan yang berlebihan menyebabkan air sungai mengandung
unsur hara yang di perlukan tanaman
sehingga menyebabkan eutrofikasi yang berlebihan
Detergen: mengandung senyawa yang sulit diuraikan oleh organisme
menyebabkan air bersifat basa (pH tinggi)
2. ZAT ADIKTIF dan PSIKOTROPIKA
Zat Adiktif
Adalah zat yang dapat menyebabkan efek kecanduan bagi pengguannya.
Contoh:
1. Rokok
A) nikotin: menimbulkan
ketagihan, menaikan tekanan darah, mempercepat denyut jantung, dan gagal
pernapasan
B) Karbon monoksida:
menyebabkan terhamatnya pengikatan gas oksigenoleh tubuh sehingga dapat
menyebabkankekuranan oksigen dan sesak nafas’
C) Tar: timbul tembakau
terbakar, mempunyai efek karsinogenik bagi tubuh.
D) Asam sianida: zat racun
yang dapat merusak sistem pencernaan.
2. Alkhol
A) orang yang meminum
alkohol memiliki sifat riang, gembira, banyak tertawa, muka merah, jalan
sempoyongan, bicara ngalantur,dan tingkah laku tidak karuan. Jika overdosis
perasaan akan gelisah,tingkah laku menjadi kacau, kendali turun, dan banyak
bicara sendiri, serta menyebabkan kerusakan pada ginja dan organ pencernaan.
Psikotropika
Dibedakan menjadi 3 :
ü Stimulan
Adalah zat yang merangsang sistem saraf pusat
sehingga mempercepat proses dalam tubuh, seperti meningkatnya detak jantung,
pernapasan dan tekanan darah.
Stimulan dapat membuat orang lebih siaga dan
menyembuntikan kelelahan
Contoh : kafein, kokain, dan amfetamin
ü Depresan
Kebalikan dari stimulan :
u Menurunnya kesadaran
terhadap dunia luar dan menidurkan.
u Memperlambat proses
tubuh dan otak, seperti menurunnya tekanan darah, suhu tubuh, detak jantung,
dan kontraksi otot.
Contoh : alkohol dan obat-obatan
penenang seperti valium dan barbiturat.
ü Halusinogen
Contoh LSD (lysergic acid diethylamide)
pengaruh negatif penggunaan psikotropika
v Candu, heroin,dan ganja:
dapat menyebabkan syaraf terganggu dan menimbulkan ketagihan yang pada akhirnya
akan berujung kepada kematian.
v Kokain: menimbulka rasa
takut yang berlebihan dan menimbulkan depresi.
v Morfin:menimbulkan rasa
ngantuk, gangguan pernafasan, bahagia yang berlebihan(eufhoria), dan kematian.
v Pil ekstasi: menimbulkan
rasa lelah dan ketenangan.
v Birbiturat: dapat
mengakibatkan mudah tertidur lelap dan dapat mrnimbulkan kematian
Penggunaan zat adiktif dan psikotropika secara umum dapat dikenali dari
ciri fisik, psikas, dan fisiologis. Sebagai berikut ciri-ciri
Ø Ciri fisik: yang nampak
dari luar (mata sayur, kurus, mulut kering, sistem syarafnya terganggu).
Ø Ciri psikis: yang tampak
dari perilaku: sikapnya menjadi brutal, pemurung, yakut bertemu orang lain, kurang
percaya diri, halusinasi(menghayal), percaya diri yang berlebihan, siaga.
Ø Ciri fisiologs :
berubahnya fungsi-fungsi alat tubuh (metabolisme) misal denyut jantung mmelemah
atau meningkat, tekanan darah menurun atau meningkat.
3. CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP
v Memerlukan nutrisi
v Bergerak
v Bernafas
v Mengeluarkan zat sisa
v Berkembang biak
v Beradaptasi
v Peka terhadap rangsang
v Tumbuh dan berkembang
4. KEANEKARAGAMAN MAKHLUK
HIDUP
Klasifikasi mahkluk hidup :
Plantae (tumbuhan)
Dibedakan menjadi :
a.
Tumbuhan tak berpembuluh(talophyta): belum memiliki akar,
batang, dan daun sejati.
Contoh : lumut (bryophita) : lumut daun dan lumut hati,
Lumut kerak (lichenes)
b.
Tumbuan berpembuluh (tracheophyta):memiliki akar,batang,
dan daun sejati
Terdiri dari :
ü Tumbuhan paku
(pteridophyta) : berkembang biak dengan spora, memiliki daun fertil dan sertil,
ü Tumbuhan biji
(spermatophyta) dibedakan menjadi : tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuan
berbiji tertutup
Hewan (animalia)
1. Hewan avertebrata (tak
bertukang belakang) terdiri dari :
Ø Hewan berpori-pori
Ø Hewan berongga
Ø Cacing pipih
Ø Cacing giling
Ø Cacing gelang
Ø Hewan lunak
Ø Hewan berkulit duri
Ø Artropoda (berkaki dan
beruas-ruas) terdiri dari :
² Serangga
² Udang-udangan
² Laba-laba
² Lipan
2. Hewan vertebrata terdiri
dari :
Ø Ikan (pisces)
Ø Ampibia (hewan yang
hidup di dua tempat)
Ø Reptilai
Ø Aves
Ø Mamalia
5. INTERAKSI ANTAR MAKHLUK
HIDUP
Simbiosis
- mutualisme: hubungan yang
saling menguntungkan antara makhluk hidup. Contoh:
ü Kerbau dengan jalak
ü Lumut (alga dan jamur)
- komensalisme yaitu
hubungan satu untung yang satunya netral. Contoh:
ü Hiu dengan remora
ü Anggrek dengan inangnya
ü Ikan badut dengan anemon
laut
- parasitisme: hubungan yang
satu untung sedangkan satunya dirugikan. Contoh:
ü Kerbau dengan kutu
kerbau
ü Benalu dengan inangnya
ü Tali putri dengan
inangnya
Rantai makanan dan jaring-jaring makanan
- Menyebutkan akibat jika salah satu
bagian rantai makanan dimusnahkan
- Menyebut konsumen tingkat I, II, III, IV
Predasi:
- Hubungan satu memakan yang lain
- singa dan rusa, elang dan ikan, beruang dengan ikan, semut
dengan ulat
Kompetisi:
hubungan pesaing (singa dengan harimau, rusa
dengan kuda, kerbau dengan kambing)
Simbiosis:
hubungan simbiosis
Antibiosis:
Perkembangan yang satu memtikan yang lain (jamur
penicilium dengan bakteri
6. PENCEMARAN LINGKUNGAN
Macam-macam Pencemaran Menurut Tempatnya:
a. Pencemaran tanah
Gejala pencemaran tanah dapat diketahui dari tanah
yang tidak dapat digunakan untuk keperluan fisik manusia. Faktor-faktor yang
mengakibatkan terjadinya pencemaan tanah antaralain pembuangan bahan sintetis
yang tidak dapat di uraikan oleh mikroorganisme, seperti plastik, kaleng, kaca,
sehingga menyebabkan oksegen tidak dapat meresap ke tanah.
b. Pecemaran air
Bahan polutan yang dapat menyebabkan polusi air
antara lain limbah pabrik, detergen, pestisida, miyak, dan bahan organik yang
berupa sisa-sisa organisme yang mengalami pembusukan
c. Pencemaran udara
Upaya pencegahan pencemaran atau kerusakan
lingkungan :
ü Mengatur sistem
pembuangan limbah industri sehingga tidak mencemari lingkungan.
ü Menempatkan industri
atau pabrik terpisah dari kawanan pemungkiman penduduk.
ü Melakukan pengawasan
atas penggunakan beberapa jenis pestisida dan bahan kimia lain berpotensi
menjadi penyebab dari pencemaran lingkungan.
ü Melakukan penghijauan
(reboisasi).
ü Membuat terasering
(sengkedan).
ü Memberikan sanksi atau
hukuman secara tegas terhadap pelaku kegiatan yang mencemari lingkungan
ü Melakukan penyuluhan dan
pendidikan lingkungan untuk menumbukan kesadaran masyarakat tentang arti dan
manfaat linkungan hidup yang sesungguhnya
7. SISTEM GERAK PADA
MANUSIA
Macam-macam tulang berdasarkan bentuknya :
² Tulang pendek : tulang
pergelangan tangan dan kaki, dan ruas-ruas tulang belakang. Sum-sum merah berfungsi sebagai pembuat sel darah
merah dan sel darah putih.
² Tulang pipih : tulang rusuk, belikat, dada, panggul, dan
tulang tempurung kepala.
² Tulang pipa : tulang paha, betis, kering, hasta, dan
tulang pengupil,
² Tulang yg bentuknya
tidak karuan: tulang wajah dan ruas-ruas tulang belakang
Susunan tulang istimewa :
a)
Penyusun tulang rusuk :terdiri atas 7 pasang tulang rusuk
sejati, 3 pasang rusuk palsu & 2 pasang rusuk melayang,
b)
Penyusun gelang bahu : tulang belikat dan tulang selangka
c)
Tulang gelang panggul : tulang usus, t.kemaluan, t.duduk
Macam-macam sendi :
1)
Sendi peluru : menggerakkan salah satu tulang ke segala
arah.
Contoh
: gelang bahu dengan lengan atas, dan pinggul dengan paha
2)
Sendi engsel : gerak 2 arah
3)
Sendi pelana :memungkinkan gerak 2 arah. Kanak-kiri,
depan-belakang. Contoh :ibu jari
4)
Sendi putar
:memungkinkan bergerak memutar. Contoh : tulang leher dg tulsng
tengkorsk
5)
Sendi geser :
memungkinkan terjadinya sedikit gerakan. Contoh : pergelangan kaki dan tangan
8. SISTEM PENCERNAAN
|
no
|
Organ pencernaaan
|
enzim/zat yang dihasilkan
|
fungsi
|
|
1.
|
mulut
|
Ptialin(amilase)
|
Mengubah zat tepung menjadi gula
|
|
2.
|
lambung
|
Asam lambung (HCI)
|
Membunuh kuman dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin
|
|
pepsin
|
Mengubah protein menjadi pepton
|
||
|
renin
|
Menggumpalkan protein susu (kasein)
|
||
|
3.
|
pankreas
|
tripsin
|
Mengubah pepton menjadi asam amino
|
|
amilase
|
Mengubah zat tepung menjadi gula sederhana
|
||
|
lifase
|
Mengubah lemak menjadi asam lemak atau gliserol
|
||
|
4.
|
hati
|
Cairan empedu
|
Mengemulasi lemak dan menetralkan keasaman makaman
|
|
5.
|
Usus halus
|
enterolinase
|
Mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin
|
|
erepsin
|
Menyempurnakan pencernaan protein menjadi asam amino
|
||
|
maltase
|
Mengubah maltose menjadi glukosa
|
9. SISTEM PERNAFASAN
1. Hidung
2. Faring : percabangan 2
saluran yaitu saluran tenggorokan dan saluran pernapasan
3. Laring : daerahkotak
suara dengan selaput suara
4. Teakea(tenggorokan)
5. Bronkus (cabang
tenggorokan): bercabang menjadi bronkiolus, bronkiolus bermuara di alveolus
6. Alveolus : pengikat
oksigen
7. Paru-paru : dilindungi
oleh selaput pluera.
10. SISTEM EKSKRESIDAN REPRODUKSI MANUSIA
1. Ginjal

Proses pada ginjal:
1.
Filtrasi yaitu penyaringan zat sisa-sisa metabolisme yang dapat menjadi racun
Terjadinya
filtrasi di glumerolus,
zat yang
dihasilkan disebut filtrat glumeruli. Zat tersebut kemudian masuk ke simpai
Bowman
2. Reabsorpsi
yaitu penyerapan kembali zat-zat yang masih berguna.
Reabsorpsi terjadi di saluran/tubulus kontortus proksimal pada nefron.
Zat yang dihasilkan disebut filtrat tubulus
3. Reabsorpsi terjadi di saluran/tubulus
kontortus proksimal pada nefron. Zat yang dihasilkan disebut filtrat tubulus
2. Kulit

Fungsi :
v Pelindung tubuh dari
kerusakan.
v Tempat menyimpan
kelebihan lemak
v Tempat pembuatan vitamin
D
v Sebagai indera peraba
v Sebagai pengatur suhu
tubuh
Fungsi hati :
1. Menawarkan racun yang masuk ke dalam tubuh
2. Menyimpan gula dalam bentuk glikogen
3. Mengubah provitamin A menjadi vitamin A
4. Tempat pembentukan protombin menjadi fibrinogen
5. Tempat pembentukan empedu yang berasal dari sel darah merah yang telah
rusak dan dihancurkan di limpa
Organ Reproduksi Wanita
Ø Ovarium : menghasilkan
ovum
Ø Oviduk : tempat masuknya ovum dari ovarium menuju
uretus serta sebagai tempat pembuahan
Ø Uretus : sebagai tempat perkembangan janin
Ø Vagina : jalan untuk melahirkan secara normal
11. STRUKTUR DAN FUNGSI
JARINGAN PADA TUMBUHAN
1. Daun
Jaringan penyusun daun :
A.
Kutikula : lapisan lilin yang menutupi permukaan daun.
Berfungsi untuk mencegah terjadinya penguapan air
B.
Epidermis (kulit luar) : terdiri atas sel yang merapat,
tidak berkrolofil. Fungsi : membentuk stomata
C.
Mesofil (daging daun) : terdiri dari jaringan
pagar(palisade) dan jaringan bunga karang(spongs)
2. Batang
Jaringan
penyusun batang :
a)
Epidermis :
mempunyai ruang berfungsi sebagai pelindung jaringan dibawahnya
b)
Kortex : terdiri
dari sel dengan banyak ruang antar sel berfungsi menyimpan zat makanan dan penyangga
c)
Endodermis : banyak mengandung zat tepung
d)
Silinder pusat (stele) : terdapat jaringan pengangkut
pembuluh kayu / xilm dan pembuluh lapis floem
3. Akar
Terdiri atas : epidermis, kortex,
endodermis, silinder pusat.
12. GERAK DAN RESPON PADA
TUMBUHAN
Macam gerak :
1.
Tropisme : karena pengaruh rangsang tertentu. di bedakan
menjadi :
² Fototropisme : rangsang
cahaya
² Geotropisme : pengaruh
gravitasi bumi
² Hidrotropisme : rangsang
air
2. Taksis : gerak berpindah
yang dipengarui oleh rangsang
² Fototaksis : gerak
kloropas menuju cahaya
² Kemotaksis : gerak sel
kelamin jantan menuju sel telur
3. Nasti : tidak dipengarui
datangnya rangsang misal mengatupnya daun putri malu.
13. ADAPTASI MAKHLUK HIDUP
1. Adaptasi morfologi

ü Tumbuhan hidrofit
batangnya memiliki rongga udara.
ü Tumbuhan xerofit tidak
memiliki daun/ berdaun tebal, batang bersepon, akar panjang, berduri .
ü Tumbuhan bakau memiliki
akar napas untuk bernapas
ü Bentuk tubuh hewan yang
hidup di air/laut adalah
streamline/terpedo .
ü Pohon beringin memiliki
akar gantung untuk bernapas.
ü Hewan kutub berbulu
tebal dan berlemak.
2. Adaptasi fisiologi
ü Hewan herbivora memiliki
enzim selulase dalam usus untuk mencernakan selulosa.
ü Cacing Teredo navalis yang
hidup di galangan kapal memiliki enzim selulase.
ü Bakteri pembusuk pada
usus besar manusia untuk membantu pembusukan sisa makanan
ü Tumbuhan karet bila di
toreh/dilukai mengeluarkan getah.
ü Unta mampu minum
sebanyak 120 liter, sehingga dapat bertahan tidak minum selama satu bulan
3. Adaptasi tingkah laku
ü MANUSIA MEMAKAI PAKAIAN
TEBAL UNTUK MELINDUNGI DIRI SAAT UDARA DINGIN.
ü IKAN PAUS/ MAMA LIA AIR
MUNCUL KE PERMUKAAN UNT MENGAMBIL O2
ü .RAYAP MUDA MENJILATI
DUBUR RAYAP DEWASA
ü BUNGLON MERUBAH WARNA TUBUH
SESUAI LINGKUNGAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar