Senin, 11 April 2016

mutu bahan pangan



1.     DEFINISI MUTU:
*      Mutu merupakan hal yang penting dalam membangun dan mengelola fungsi produksi. Mutu akan mempengaruhi seluruh aktivitas perusahaan dari pemasok sampai konsumen dan dari manajemen produk sampai aspek dalam pemeliharaan peralatan.

*      Menurut kramer dan twigg ( 1983 ) :
Mutu merupakan gabungan dari sejumlah atribut yang dimilikai bahan atau produk pangan yang dinilai secara organoleptik. Atribut tersebut meliputi : parameter kenampakan, warna, tekstur, rasa, dan bau.

*      Menurut ISO /DIS 8402-1992           
Mutu adalah karakteristik menyeluruh dari suatu wujud apakah itu produk, kegiatan, proses, organisasi, atau manusia, yang menunjkkan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan yang telah ditentukan (fardiaz.1992).

*      Menurut hubeis ( 1994 )
Mutu merupakan penerimaan konsumen terhadap produk yang dikonsumsi berulang, terutama sifat organoleptiknya.

*      Kesimpulan
Mutu merupakan gabungan dari sejumlah atribut yang dimiliki oleh bahan atau produk pangan yang dapat dinilai secara organileptik.

2.      KARAKTERISTIK MUTU:
*      Karakteristik eksternal/fisik/tampak :
         Meliputi penampilan yaitu:warna,ukuran,bentuk,dan cacat fisik;kinestika yaitu tekstur,kekentalan,dan,konsistensi;flavor yaitu sensasi dari kombinasi bau dan cicip.

*      Karakterstik internal/tersembunyi:
       Merupakan nilai gizi dan keamanan mikrobiologis.

3.      FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MUTU :
*      lain.Spesies
Spesies tanaman/ternak/ikan, mutu dan harganya akan menurun jika bibit yang digunakan jelek

*      Ukuran
Ukuran besar lebih bermutu dibanding yang lebih kecil, harga pangan yang lebih besarpun lebih mahal

*      Jarak kekonsumeen
Jarak yang semakin jauh menyebapkan menurunnya mutu bahan pangan yang mudah rusak.

*      Pakan
Pakan yang diberikan kepada ikan atau ternak berpengaruh terhadap cita rasa ikan dan hewan ternak

*      Lokasi
            Lokasi budidaya/penangkaran ikan maupun ternak,misalnya yang dipengaruhi
           angin,gelombang,kondisi air mempengaruhi mutu.

*      Jenis kelamin dan masa perkawinan
           Berpengaruh terhadap cita rasa dagingnya untuk ikan dan ternak.

*      Organisme parasit
           Organisme meliputi bakteri,jamur,protozoa,serangga/cacing,dapat membuat bahan
           pangan menjadi rusak/busuk.


*      Kandungan senyawa racun
           Senyawa racun terdapat pada bahan-bahan yang dibiarkan terlalu lama 


*      Kandungan polutan(bahan kimia)
           Contoh zat kimia misalnya arsen,timah hitam,dan lain lain

*      Cacat
         Disebabkan sifat genetik,faktor lingkungan/serangan organisme


4.      PENURUNAN MUTU/KERUSAKAN


*      Kerusakan Fisik:disebabkan oleh perilaku fisik,misalnya:tergencet,terbanting,adanya benda asing

*      Kerusakan Kimiawi:adalah kerusakan yang disebabkan terdapatnya senyawa kimia.Jika      terkena reaksi kimia akan terjadi penurunan/keusakan nilai gizi.
Terjadinya kerusakan kimiawi disebabkan oleh:
1.      Reaksi-reaksi kimia
2.      Polutan bahan-bahan kimia
                 Kerusakan kimiawi dibagi menjadi:
1.      Autolisis:Perombakan /perubahan kimia sendiri(perombakan karbohidrat dan protein),fase ini terjadi pada saat pangan memasuki fase post rigor mortis
2.      Oksidasi:fase ini membuat terbentuknya senyawa peroksida.
3.      Browning:makanan yang mengandung  karbohidrat    yang semula berwarna keputihan menjadi berwarna kecoklatan.Browning dibagi menjadi 4,yaitu:
Reaksi maillard,karamelisasi,oksidasi,vitamin c dan pencoklatan venole
4.      Senyawa kimia pencemar:Senyawa kimia yang mencemari bahan pangan baik yang alami maupun kimia.

*      Kerusakan Biologis:
Penyebabnya adanya mikroba,jamur,dan bakteri.

*      Senyawa Racun:
1.      Bahan pangan sudah beracun:
*      Keracunan ciguatera
*      Tetrodotoxin
*      Keracunan kerang
2.      Bahan pangan menjadi beracun:
*      Penurunan mutu terjadi karena penanganan yang kurang baik,dari histidin menjadi histamin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar